Petrus Engelbertus Martinus Roozen
Lahir 16 januari 1934 – Wafat 15 juni 2026
Bruder Aloysius berusia 27 tahun ketika ia bergabung dengan Kongregasi Bruder di Huijbergen untuk mengabdikan hidupnya melayani sesama berjalan bersama Yesus.
Ia memiliki spesialisasi di bidang pertanian dan hortikultura, dan karena itu mencurahkan wawasan dan energinya terutama untuk hutan dan kebun. Tidak hanya di Belanda, tetapi juga di Indonesia, di mana ia bekerja di Pati (Jawa) dengan mereka yang tidak diterima di masyarakat karena penyakit kusta mereka, dan di Nyarumkop (Kalimantan), ia tidak hanya meratakan kebun depan para bruder dengan gerobak dorong buatan sendiri tetapi juga berkontribusi pada kursus pertanian di tempat tersebut.
Setelah kembali ke Belanda, ia aktif tidak hanya untuk merawat hutan dan kebun tetapi juga sebagai penjaga gereja. Dan dalam kapasitas itu, ia tidak ragu untuk memulihkan patung adegan kelahiran Yesus yang rumit, yang awalnya dicat seluruhnya putih, ke warna aslinya. Pada saat malaikat terakhir mendapatkan kembali warna aslinya pada tahun 1999, tidak terasa bahwa ia mengerjakannya selama dua tahun.
Kita mengenang dengan rasa syukur kesederhanaan dan ketekunan yang selalu ia tunjukkan dalam menjalankan pekerjaannya tanpa banyak bicara.
Perayaan Ekaristi Requiem akan diadakan pada hari Rabu, 24 Juni 2026, pukul 11:00 pagi di Kapel Para Bruder (pintu masuk Staartsestraat 2).

By vianmtb