Mengikuti seruan Paus Leo kepada AI, semoga saudara-saudara menggunakan perangkat dan konten media sosial mereka dengan bijak dan menggunakan AI untuk pelayanan yang penuh kasih, kepekaan, dan solidaritas manusia, mendorong orang lain untuk tidak memamerkan pesona pribadi atau pamer.
Semua pengalaman ini adalah tanda nyata kehadiran Allah yang setia menyertai Gereja-Nya di tengah dinamika zaman kita. Oleh karena itu, pantaslah kita mengakhiri Tahun Yubileum 2025 ini dengan rasa syukur yang mendalam dan tekad untuk terus menghasilkan buah-buah rohani yang telah kita terima, bersatu dalam iman dan doa kita. Dialah terang yang tak pernah padam di tengah banjir informasi dan kekhawatiran tentang perang, bencana alam, kerusakan lingkungan, dan tatanan ciptaan. Marilah kita tetap peka terhadap nilai-nilai kasih sayang, solidaritas, kemanusiaan, dan kepedulian terhadap bumi sebagai rumah kita bersama (Laudato Si’).