Wed. Feb 28th, 2024

Lebur tetapi tidak luntur, garam dan terang tema sesi pertama retret tahunan yang dilaksanakan secara tatap muka dan daring dimulai tanggal 28 Juni sampai dengan 01 Juli, bersama pendamping retret Pastor Gatot, OFMCap.

Garam

  • Garam adalah sebuah benda yang sangat sederhana dan sangat akrab di telinga. Saking sederhananya kadang dilalaikan.
  • Meski sangat sederhana, garam mempunyai peran yang luar biasa (memberi rasa, mengawetkan, melindungi)
  • Nilai inilah yang harus ada dalam diri para murid dan dinampakkan keluar.

Terang

  • Terang juga merupakan hal yang sangat biasa dalam kehidupan sehari-hari. Saking biasanya kadang orang tidak terlalu ambil peduli dengan yang namanya terang.
  • Meski sederhana tetapi terang punya peran yang sentral dalam kehidupan sehari-hari. Dia bisa memberikan cahaya dan mengalahkan kegelapan yang begitu luas dan besar.
  • Prinsip terang itulah yang hendaknya dimiliki oleh para murid dan ditawarkan ke dunia sekitarnya.

Tujuan Akhir

  • Tujuan terakhir bukan kemuliaan atau kehebatan diri sendiri, meskipun para murid mempunyai kualitas layaknya garam dan terang. Bukan mencari pujian untuk diri sendiri.
  • Tujuan akhir adalah orang lain mengenal Allah. Dengan melihat perbuatanmu yang baik, mereka memuji Bapamu yang di surga. Agar orang lain pun bisa menemukan jalan keselamatan.
  • Para murid hanyalah alat/ sarana bagi keselamatan orang lain.

Menerjemahkan Peran Garam dan Terang

  • Seruan Konsili Vatikan II tetap punya makna. Kembali kepada semangat awal pendiri kongregasi dan menerjemahkannya untuk jaman sekarang.
  • Mengutamakan semangat pelayanan kepada siapapun tanpa harus membawa bendera agama, suku, golongan dsb.
  • Mengedepankan semangat pluralis karena kita hidup dalam masyarakat yang benar-benar majemuk.
  • Kesadaran bahwa kita hanyalah sarana. Tujuan akhir adalah orang lain mengenal Allah sehingga mereka pun memperoleh jalan keselamatan.

Memaknai Pandemi Covid-19

  • Menumbuhkan kesadaran bahwa tidak ada yang hebat di dunia ini.
  • Penyelesaian pandemi covid 19 membutuhkan kerjasama dari semua pihak. Perlu bergandengan tangan dan bersinergi untuk menyelesaikan masalah yang sudah mendunia ini.
  • Membangun semangat ekologis yang benar. Semua makhluk di dunia ini harus dihargai.
  • Tetap membangun iman kepercayaan yang benar kepada Tuhan; bahwa Dia tetap berkarya dengan cara-Nya.
  • Mencari terobosan baru dalam berkarya.

By vianmtb