Sun. May 9th, 2021

Bruder MTB merayakan 100 tahun hadir di Indonesia tepat tanggal 11 Maret 2021. Ada komunitas yang merayakan tepat tanggal 11 Maret. Namun, karena ada sesuatu dan lain hal, Komunitas DPU Gubbio Pontianak beserta Komunitas Pattimura merayakan tanggal 13 Maret di Gereja Katedral untuk misa syukurnya dan acara ramah tamahnya di Komunitas Pattimura. Semua dipersiapkan dengan matang, mulai dari persiapan untuk misa, tamu undangan, acara, dan konsumsi. Semua sudah sesuai dan mengikuti protokol kesehatan. Adapun komunitas di luar Pontianak seperti Komunitas Singkawang, Kualadua, dan Sekadau ikut berpatisipasi dalam persayaan syukur dengan dihadiri perwakilan beberapa bruder saja. Acara berjalan dengan lancar dan khidmat. Ungkapan syukurpun terungkap dalam doa-doa dan kata sambutan. Syukur juga tersirat tak kasat mata, yaitu syukur dalam hati.

Syukur yang terdalam adalah masih berdiri kokoh sebagai bruder di angka 100 tahun. Berdiri kokoh masih mencintai panggilan sebagai bruder MTB. Berjuang dalam hidup doa, persaudaraan, dan karya. Tentunya, semua berkat yang didapat atas kasih karunia Tuhan, bantuan dan kasih yang diberikan oleh sesama, baik keluarga, kerabat, kolega, dan orang-orang yang tak disadari mendoakan. Yang paling tak terlupakan dan selalu diingat adalah para bruder pendahulu. Merekalah yang menjadi tonggak awal berdirinya Kongregasi Bruder MTB, baik yang di Negara Belanda terlebih yang ada di Indonesia.

Rasa syukur terlihat pekat dari wajah para bruder, terutama saat acara bersama. Ada yang berkaraoke, ada yang ngobrol-ngobrol, ada yang berfoto ria, ada yang berjoget-joget. Keceriaan dan suka cita ini tidak secara langsung saat yang tepat bagi para bruder melepas penat dan penyegaran agar tetap bugar dan bersemangat dalam menjalani hidup sebagai bruder. Tentunya, melayani sampai saudari maut badani menjemput.

Tak lupa, masih ada hari esok. Mungkin di angka 100 hari ini, fokusnya menikmati hari di angka 100 dan tak ingin memikirkan apa yang terjadi di angka 101 hari esok. Esok sudah disediakan Tuhan tugas untuk setiap bruder. Setiap bruder menjalani hidup doa, karya, dan persaudaraan, sesuai tuntunan Tuhan. Percaya Tuhan ada dan selalu menyertai setiap langkah.