Sun. May 9th, 2021

Pembinaan bruder-bruder muda (yunior) merupakan hal yang mutlak perlu dalam Kongregasi Bruder MTB, untuk memperkaya, menyegarkan para saudara muda agar semakin dalam menghayati semangat hidup kerohanian dalam tugas dan karya perutusan.

Kegiatan tahun ini terasa sangat istimewa karena bertepatan dengan 100 tahun Kongregasi Bruder MTB hadir di Indonesia dan juga dalam situasi masa pandemi corona covid-19 di mana pembatasan aktifitas fisik dalam pertemuan dibatasi, dan sebagai usaha dan caranya adalah dengan pertemuan virtual meeting dengan google meet.

Dalam materinya Br. Petrus, MTB memberikan materi Karya Bruder MTB, Inspirasi Jiwa Santo Fransiskus Asissi.

Lingkup :
– Pribadi – hati-budi-laku
– Pembelajaran – aktifkreatif-imaginative
Dedikasi – hati-budi-laku
Universal – terbuka
Paguyuban – perdamaian

Gagasan dari hidup St.Fransiskus:
– bukan teori – sikap praktis
– bukan rumusan keilmuan – pengalaman hidup
– tidak menambah ilmu – pencerahan
– hidup dalam relasi dengan Allah – diri – sesama – tata   ciptaan

Pengembangan diri:
– Memberi contoh (W 23), seimbang kata-kata dan perbutan (IC 197)
– Dituntut kesabaran (F 5), meyakinkan dengan halus-persuai engan bukti (II C  173)
– Dikoreksi dan perlu teguran (F3, ADTB 10)

Aktif Belajar :
– Kegembiraan(Rasul sukacita),
– Kesadaran belajar terus (W 22), memberi motivsi-mengingatkan-sering ngomong (CK Sabatier 76 1)
– Diperihatkan kebenaran dan perbuatan  (1C 141)
– Bila perlu dengan kiasan ‘bunga mawar yang dipungut dari duri’ (2C 173)

Dedikasi – pengabdian-pengerahan waktu-tenaga-perhatian-kerendahan hati
– Kesetiaan (ADIII 18), Kesadaran akan panggilan (ADIII 30)

Universal umum – terbuka akan keberagaman
– Keluhuran untuk siapa saja (1C 57)
– Tidak berprangsangka buruk  (LP 114)
– Keluhuran kepada tata ciptaan (LM VIII 6)

Paguyubanbersatu
– Perselisihan (ADTB XI), Iri-cemburu-ambisi bukan tempatnya (2C149)
– Rawan muncul arogansi, konflik, perselishan , unggul terhadap sesama tetapi cenderung menyendiri (2 C33)
– Saling belajar di antara sesama (2C 192) dan Tenggang hati (Pth XVIII)

….. Kita belum banyak berbuat, mari kita mulai lagi !!!
…. Jangan berhenti bekerja sebelum pension, usahakanlah  terus bekerja sesudah pension
(mudika Kotabaru)

By vianmtb